Sapi Terinfeksi PMK di Tasikmalaya Terus Bertambah

Rep: Bayu Adji P / Red: Agus Yulianto

Petugas memeriksa kondisi sapi di sebuah peternakan.
Petugas memeriksa kondisi sapi di sebuah peternakan. | Foto: dok. istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Hewan ternak yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Tasikmalaya terus mengalami penambahan. Berdasarkan data per 12 Mei 2022, total terdapat 82 ekor sapi di daerah itu yang terinfeksi PMK.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan, Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru di empat kecamatan, terdapat penambahan 64 ekor sapi yang terinfeksi PMK. Alhasil, total keseluruhan sapi yang terinfeksi PMK di Kabupaten Tasikmalaya saat ini berjumlah 82 ekor.

"Sapi-sapi itu tersebar di Kecamatan Singaparna, Manonjaya, Tanjungjaya, Rajapolah, dan Sukaratu," kata dia saat dihubungi Republika, Kamis (12/5/2022).

Menurut dia, hingga saat ini, belum ada sapi yang mati akibat PMK. Namun, beberapa sapi ada yang dipotong paksa pemiliknya karena terinfeksi PMK. Sebab, pemilik sapi takut sapinya lebih dulu mati karena PMK.

"Soalnya kalau dipotong paksa, dagingnya sebagian masih bisa dikonsumsi," kata dia.

Nuraedidin menambahkan, pihaknya telah melakukan penanganan dengan pemberian obat kepada hewan ternak yang terinfeksi PMK sesuai instruksi dokter hewan. Hewan ternak yang terinfeksi juga diisolasi sambil diobservasi.

"Ketika sudah parah, sapi dipotong paksa oleh pemiliknya. Namun kalau semua dipotong, dikhawatirkan populasi sapi akan makin turun. Apalagi sekarang juga lalu lintas perdagangan sapi disetop," ujar dia.

Untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih meluas, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan membentuk satuan tugas (satgas) penanggulangan PMK, yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Pertanian, dan instansi terkait lainnya. Pemkab Tasikmalaya juga telah menutup sementara Pasar Hewan Manonjaya.

"Soalnya di Jabar itu ada tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya dan Garut. Di Banjar itu ternyata yang terinfeksi berasal dari Pasar Hewan Manonjaya," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kementan: Ternak Untuk Idul Adha Tahun Ini Tetap Aman

Ratusan Sapi di Aceh Timur Diduga Terserang Penyakit Mulut dan Kuku

Ini Langkah Cepat Kementan Atasi PMK

SPI: Virus PMK Muncul di Tengah Meningkatnya Impor Daging dan Sapi

Distan Kota Semarang Terima Laporan Dugaan Hewan Ternak Terinfeksi PMK

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image