ITB Gelar Jobfair Virtual Sasar Pekerja Terampil Society 5.0

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto

Institut Teknologi Bandung (ITB) Career Center di bawah Direktorat Kemahasiswaan ITB menggelar bursa kerja atau job fair secara virtual pada 19 hingga 21 Mei tahun 2022 mendatang. Kegiatan yang rutin diselenggarakan ini dapat diikuti oleh pencari kerja melalui website virtualfair.itb.ac.id.
Institut Teknologi Bandung (ITB) Career Center di bawah Direktorat Kemahasiswaan ITB menggelar bursa kerja atau job fair secara virtual pada 19 hingga 21 Mei tahun 2022 mendatang. Kegiatan yang rutin diselenggarakan ini dapat diikuti oleh pencari kerja melalui website virtualfair.itb.ac.id. | Foto: ITB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Institut Teknologi Bandung (ITB) Career Center di bawah Direktorat Kemahasiswaan ITB menggelar bursa kerja atau job fair secara virtual pada 19 hingga 21 Mei tahun 2022 mendatang. Kegiatan yang rutin diselenggarakan ini dapat diikuti oleh pencari kerja melalui website virtualfair.itb.ac.id.

Direktur ITB Career Center, Sonny Rustiadi  Phd mengatakan, bursa kerja yang diselenggarakan secara virtual mendukung pemenuhan tenaga kerja pada industri di bidang teknologi dan informasi. Perusahaan yang terlibat turut memenuhi kebutuhan di era society 5.0.

“Virtual ITB Integrated Career Days May 2022 menyediakan berbagai jenis lowongan pekerjaan dengan jumlah ratusan dari 19 perusahaan nasional maupun multinasional," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima, Kamis (19/5/2022).

Dia menuturkan perusahaan yang terlibat diantaranya Paragon, Pangaea Sinergi Solusi, P&G, Kalimantan Prima Persada, Allianz Indonesia, Mind ID, Cosmax Indonesia, APRIL Group. Selain itu Astra International, Bank Indonesia, KB Valbury, PT HLI Green Power Bank Mandiri, Multipolar, Bank BRI, Bank BCA, MUFG Bank, Prima Vista Solusi dan Samsung R&D Institute Indonesia.

Dia mengatakan, bursa kerja ITB tahun ini merupakan yang keempat diselenggarakan secara daring di masa pandemi Covid-19. Kegiatan bursa kerja diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para lulusan ITB untuk terjun ke dunia usaha dan industri.

Sonny menambahkan, era teknologi dan informasi semakin meningkat sehingga persaingan bisnis semakin kompetitif.  Kondisi tersebut melahirkan era society 5.0 yaitu masyarakat yang dapat menyelesaikan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi.

Sonny mengatakan, perubahan Society 5.0 yang terjadi membuat kondisi lapangan pekerjaan di Indonesia ikut berubah. Jenis pekerjaan mengikuti perkembangan teknologi.

“Meski ada inovasi teknologi yang hebat, dalam era ini dibutuhkan pekerjaan yang cocok dan imbang dengan society 5.0. Bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi di perguruan tinggi termasuk fresh graduate harus cermat memilih pekerjaan yang cocok dan sesuai dengan era ini," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Lembaga Pemeriksa Halal Salman ITB Resmi Terakreditasi Kemenag

Siswa MAN 1 Sleman, Anak Tukang Es Bisa Kuliah Gratis di ITB

Temui Menteri LHK, Rektor ITB Paparkan Teknologi Konservasi Satwa

DPR Minta Mendikbudristek Ambil Tindakan Atasi Konflik di ITB

Ini Pernyataan ITB Terkait 'Mogoknya' Sekolah Bisnis dan Manajemen 

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image