Puncak Diterjang Banjir dan Longsor, Rumah Warga Rusak

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto

Bencana tanah longsor mengakibatkan rumah warga di Kabupaten Bogor, rusak. (Ilustrasi)
Bencana tanah longsor mengakibatkan rumah warga di Kabupaten Bogor, rusak. (Ilustrasi) | Foto: Dok. BNPB

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak dan sekitarnya, sejumlah bencana seperti banjir lintasan dan longsor menerjang beberapa desa. Meski sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana pada Selasa (31/5) malam.

Kasie Kedaruratan pada BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor terdapat tembok penahan tanah (TPT) yang longsor. TPT yang longsor memiliki panjang 13 meter, tinggi 4 meter, dan lebar 8 meter.

Menurut Adam, TPT tersebut longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama. Longsoran tersebut menutupi akses jalan setapak antara penghubung RT 03,02,06 RW 04 dan tidak bisa dilalui 

“Saat ini Tembok penahan tanah (TPT) Yang longsor belum diperbaiki dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” kata Adam kepada Republika, Selasa (31/5) malam.

Sementara itu, lanjutnya, di Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor terdapat tebingan dengan panjang 5 meter dan lebar 8 meter longsor. Tebingan yang longsor pun berdampak pada rumah warga.

Disebabkan hujan dengan intensitas deras dan kontruksi bangunan yang sudah lapuk, kata Adam, mengakibatkan satu unit rumah ambruk di bagian teras belakang. “Korban terdampak ada satu unit rumah berisi empat orang mengalami rusak sedang, satu unit rumah berisi lima jiwa kondisi rumahnya terandam. Dan satu unit rumah berisi empat orang rumahnya mengalami rusak ringan,” ujarnya.

Terakhir, kata dia, di Desa Kopo, Kecamatwn Cisarua, Kabupaten Bogor terdapat banjir lintasan. Namun, tidak ada rumah warga yang terdampak dari kejadian ini. 

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan air di aliran Sungai Ciesek meluap dan membanjiri akses jalan warga,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Cisarua, Ivan Pramudia, menjelaskan, telah terjadi luapan air dengan intensitas besar di Kampung Ciburial, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Luapan air itu, kata dia, berasal dari selokan yang berada di lokasi Madrasah Kampung Baru Jeruk, RT 03/05.

“Situasi dan kondisi dilokasi air sudah surut atau tidak meluap kejalan, saluran air yang mampet sudah diperbaiki oleh warga dan akses jalan yang terdampak banjir sedang di laksanakan gotong royong oleh warga,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Bengkel di Puncak Raup Rezeki karena Banyak Kendaraan Mogok

Polisi Kerahkan Badut untuk Hibur Anak Terjebak Macet di Puncak

11 Ribu Mobil Datangi Puncak pada Kamis Pagi

Polisi Tutup Jalur Menuju Puncak Nanti Pukul 13.00 WIB

90 Ribu Kendaraan Masuk Jalur Puncak

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image