Koalisi PKB-PKS, Politikus Nasdem: Sah Saja, tidak Masalah

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus Yulianto

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya.
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya. | Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, menilai sah-sah saja jika PKB dan PKS ingin membentuk koalisi. Menurutnya, wajar jika jelang pemilu sejumlah partai sudah memikirkan langkah-langkah politiknya.

"Pada prinsipnya, mau bentuk koalisi apapun, sah sah saja dan tidak ada masalah," kata Willy kepada Republika, Jumat (10/6). 

Willy menilai, politik bukan hanya sekadar pembentukan koalisi. Namun, alam politik dalam negeri saat ini membuat fenomena semacam itu wajar terjadi. Menurutnya, yang terpenting koalisi dibangun bukan karena kelatahan atau reaktif saja. 

"Akan lebih bagus jika sebuah koalisi dibangun atas dasar pemikiran atau kepentingan yang lebih strategis," ujarnya.

Koalisi PKB dan PKS masih membutuhkan satu partai lagi. Kedua, mengajak partai-partai lain untuk bergabung ke dalam koalisi tersebut. 

Menanggapi itu, Willy mengatakan, bahwa Nasdem belum memutuskan akan membangun koalisi dengan partai mana. "Nanti pascarakernas yang akan digelar pertengahan bulan ini mungkin akan ditentukan dengan siapa kita akan membangun koalisi," ungkapnya. 

Sebelumnya Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengajak partai-partai lain untuk ikut bergabung ke dalam poros ketiga bentukan PKB dan PKS. Tidak hanya itu, PKS juga mengajak partai-partai yang berada di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk bisa ikut bergabung dalam koalisi tersebut.

"Kalau yang di KIB mau datang ke kami kami nggak menolak. Misalkan ketemu lagi PAN atau Golkar wah cocok nih barang," tuturnya.

Bahkan Aboe juga mempersilakan jika PDIP ingin ikut bergabung dalam koalisi. "Nggak apa-apa, nggak masalah, cuma mau nggak PDIP itu aja problemnya. Pokoknya sebelum janur kuning melengkung maka keputusan masih belum selesai," ucapnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Koalisi PKB dan PKS yang Dinilai Sulit Menang di 2024

Muncul Manuver Sejumlah Partai, Survei: PDIP-Gerindra Belum Tersalip

KPU Simulasi Fungsi Sipol Bareng Partai Politik Jelang Pemilu

Survei Poltracking: Duet Ganjar-Erick Terkuat, Anies-Puan Terendah

Kandidat Terkuat Capres KIB: Airlangga, Zulkifli, dan Suharso

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image