Waspada, Kasus Covid-19 di Kota Bandung Terus Naik

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto

Ilustrasi Lonjakan Kasus Covid-19
Ilustrasi Lonjakan Kasus Covid-19 | Foto: republika/mgrol100

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung melaporkan kasus harian Covid-19 mengalami peningkatan sejak awal Juni tahun 2022. Peningkatan kasus diduga karena mobilitas masyarakat yang tinggi pasca-pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Bandung Ira Dewi Anjani mengatakan, sejak Lebaran 1443 Hijriah bulan Mei hingga 7 Juni kasus harian berada di bawah 10 kasus. Namun sejak 7 Juni hingga pekan kemarin mengalami peningkatan.

"Mulai 7 Juni sampai sebelum 3 hari kemarin di atas 10 kasus tapi gak lebih 20, dua hari tiga hari ini di atas 20 tapi belum sampai di atas 30. Naik," ujarnya saat dihubungi, Rabu (22/6/2022).

Dia mengatakan, penyebab kenaikan kasus Covid-19 masih belum dapat dipastikan. Namun, mobilitas masyarakat yang tinggi pasca-PPKM level satu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan naik.

"Kalau penyebab pasti belum tahu tapi kalau alternatif beberapa penyebab karena mobilitas, karena PPKM level satu mobilitas lebih tinggi. Metode penyebaran selama ada mobilitas tinggi penyebaran ada," katanya.

Ira mengimbau, masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah kasus yang mengalami kenaikan. "Kami terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengimbau, masyarakat untuk disiplin menggunakan masker di tengah varian baru Covid-19 BA.4 dan BA.5 yang menyebar di Indonesia. Percepatan vaksinasi pun terus dilakukan untuk mencapai herd immunity di Kota Bandung.

"Kalau saya dari dulu menyampaikan Covid-19 penyebaran lewat droplet Insya  Allah kalau kita protokol kesehatan minimal masker Insya Allah dan kita lengkapi vaksin Insya Allah," ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/6/2022).

Dia mengatakan, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit pun masih siap menampung pasien jika terjadi lonjakan kasus. Namun ia berharap agar kasus Covid-19 di Kota Bandung tidak naik.

Pihaknya juga akan melihat kembali kebijakan relaksasi di tengah penyebaran varian baru. Namun dipastikan relaksasi yang saat ini dilaksanakan yaitu masih dibatasi hingga 75 persen. 

"Kita lihat (relaksasi) saat ini sudah di PPKM level satu tapi pada saat ini relaksasi tidak euforia 100 persen. Rata-rata di angka 75 persen," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Satgas Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 Jadi Alarm

Kasus Covid-19 di Tangerang Naik 3 Kali Lipat, Warga Diminta tak Lengah Prokes

Menkes: Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Taraf Aman

Satgas Awasi Ledakan Kasus Covid-19 di Bandung Pascalebaran

Dinkes Kota Bandung Periksa Kesehatan PTM di Pusat Perbelanjaan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image