Sekolah di Tasikmalaya Diminta Tetap Terapkan Prokes

Rep: Bayu Adji P / Red: Agus Yulianto

Sejumlah siswa mengikuti PTM di SDN 1 Pengadilan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (26/4).
Sejumlah siswa mengikuti PTM di SDN 1 Pengadilan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (26/4). | Foto: Republika/Bayu Adji P

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Para siswa di Kota Tasikmalaya mulai kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah pada Senin (18/7/2022). Dalam pelaksanaannya, PTM di Kota Tasikmalaya diizinkan dengan kapasitas secara 100 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya untuk terus memantau pelaksanaan PTM di sekolah. Pihak sekolah juga diminta untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan PTM.

"Kami mengimbau pelaksanaan belajar tetap memperhatikan prokes. Harus terus diingatkan kalau Covid-19 ini masih ada," kata dia, Senin (18/7/2022).

Karena itu, dia meminta, semua pihak, termasuk sekolah tetap menerapkan prokes. Sebab, kunci agar kasus Covid-19 tak makin meluas adalah dengan penerapan prokes. 

"Kami minta para guru dab kepala sekolah, termasuk orang tua agar tetap menerapkan prokes. Termasuk juga fasilitas prokes di sekolah harus dipastikan tersedia," ujar dia.

Kepala Disdik Kota Tasikmalaya, Ely Suminar, mengatakan, seluruh sekolah di Kota Tasikmalaya telah diberikan izin untuk melaksanakan PTM 100 persen. Izin itu diberikan lantaran saat ini Kota Tasikmalaya menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.

"Namun, kami imbau prokes tetap diterapkan. Jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker," kata dia.

Selain itu, Ely juga meminta sekolah untuk melakukan pengaturan terkait keluarnya siswa. Dengan begitu, kerumunan siswa setelah pulang sekolah dapat dihindari.

Dia juga mengaku, telah melakukan pengecekan ke sejumlah sekolah untuk memastikan fasilitas prokes masih tersedia. Menurut dia, dari hasil pengecekan itu, fasilitas prokes di sekolah-sekolah masih dalam kondisi baik.

Berdasarkan pantauan Republika, penerapan prokes pada hari pertama masuk sekolah masih cenderung longgar. Masih ditemukan siswa yang tak mengenakan masker di ruang kelas. Selain itu, orang tua siswa yang mengantarkan anaknya masih banyak yang berkerumun.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kembali PTM 100 Persen, Guru Diimbau Terapkan Asesmen Diagnostik

MPLS dan PTM di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bogor Berlakukan PTM 50 Persen untuk SD dan SMP

Dinas Pendidikan Aceh tak Syaratkan Vaksinasi untuk Belajar Tatap Muka

KPAI Dorong Pembukaan Kantin Sekolah dengan Syarat

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image