PT Pos Indonesia Salurkan BLT BBM dan BPNT kepada 323.334 KPM di Bogor

Red: Agus Yulianto

Petugas melayani warga yang mengurus pencairan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan sembako di Kantor Pos Indonesia.
Petugas melayani warga yang mengurus pencairan bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan sembako di Kantor Pos Indonesia. | Foto: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- PT Pos Indonesia Cabang Bogor menyalurkan BLT BBM tahap I dan II sebesar Rp 300 ribu serta Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) Rp 200 ribu sekaligus kepada 323.334 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, mulai Selasa (6/9/2022) hingga akhir September 2022.

Eksekutif General Manajer Kantor Cabang Utama (KCU) Bogor PT Pos Indonesia Dedi Rahyudi menyebutkan, penyaluran selama dua hari ini telah mencapai 20 persen atau 64.666 KPM. "Jadi, kalau untuk jumlah KPM-nya ini total keseluruhan 323.334 KPM dengan rincian Kota Bogor 60.571 dan Kabupaten 262.763 KPM," ujarnya, Kamis (8/9/2022).

Dedi menjelaskan, target penyaluran BLT BBM dan BPNT masa bayar utama hingga 14 September 2022. Namun demikian, masa pencairan berlaku 30 hari sehingga masyarakat yang berhalangan sesuai jadwal yang ditentukan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui tiga jalur, yakni datang langsung ke kantor Pos cabang di Kota Bogor, datang ke komunitas di kelurahan atau 23 kantor Pos pembantu serta diantarkan dari pintu ke pintu.

KCU PT Pos Bogor melayani masyarakat di enam kecamatan Kota Bogor dan 28 kecamatan di wilayah Bogor Selatan dan Barat Kabupaten Bogor.

Bagi masyarakat yang mendapatkan jadwal mengambil ke kantor pos atau komunitas yang ditentukan, akan tetapi berhalangan dapat dijadwalkan ulang untuk pengambilannya, selama tidak lebih dari 30 hari yang ditentukan.

Khusus untuk warga yang diantarkan bansosnya, maka petugas wajib memberikan bukti biotagging atau pengambilan foto lokasi rumah warga.

Dalam penyaluran BLT BBM dan BPNT ini, kata Dedi, warga wajib memberikan bukti identitas berupa kartu tanda penduduk (KTP). Sementara, untuk warga yang diwakili pengambilan bansosnya, hanya boleh dilakukan oleh seseorang yang masih dalam satu kartu keluarga (KK).

"Kita usahakan tersalurkan dengan cepat kepada warga. Kalau tentang penambahan data mungkin saja, tapi tidak banyak karena ada probabilitas," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Penerima BLT BBM di Bandung Capai 69 Ribu Orang

Penyaluran BLT Subsidi BBM, Erick Thohir Optimistis Pos Indonesia Tepat Sasaran dan Waktu

Pos Indonesia dan BPJS Kesehatan Maksimalkan Kiriman Obat Layanan Telemedicine

276 Tahun Melayani, Pos Indonesia Siapkan Program Strategis Transformasi dan Inovasi

Kolaborasi BPMI dan Pos Indonesia, Bayar Ziswaf ke Istiqlal Global Fund Bisa via Pospay

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image