Polisi Selidiki Kasus Penyiksaan Kucing di Tasikmalaya

Rep: Bayu Adji P / Red: Agus Yulianto

Komunitas Tasikmalaya Peduli Kucing mengadukan kasus dugaan penyiksaan kucing di Polres Tasikmalaya Kota, Ahad (2/10/2022).
Komunitas Tasikmalaya Peduli Kucing mengadukan kasus dugaan penyiksaan kucing di Polres Tasikmalaya Kota, Ahad (2/10/2022). | Foto: Republika/Bayu Adji P

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penyiksaan terhadap kucing yang terjadi di Kota Tasikmalaya. Namun, hingga saat ini, belum diketahui pelaku dalam kasus itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Tri Poerbowo, mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan ke lapangan. Berdasarkan laporan yang diterimanya, penyiksaan kucing itu diduga terjadi di Pasar Cikurubuk dan Pasar Indihiang.

"Memang ada pembunuhan di Pasar Cikurubuk dan Pasar Indihiang. Namun, yang ditemukan dikubur di dekat wilayah Indihiang. Di sana ada tujuh kuburan," kata dia, Kamis (6/10/2022).

Menurut dia, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Terdapat sekitar lima orang saksi yang telah diperiksa. Namun, para saksi itu tak mengetahui pelaku penyiksaan kucing tersebut.

"Pelakunya belum diketahui. Kami masih dalami, masih melakukan penyelidikan," kata dia.

Sebelumnya, Komunitas Tasikmalaya Peduli Kucing melaporkan kasus dugaan penyiksaan kucing yang terjadi di Kota Tasikmalaya ke Polres Tasikmalaya Kota, Ahad (2/10/2022). Dalam laporan itu, penyiksaan kucing tersebut terjadi di dua lokasi, yaitu Pasar Cikurubuk dan Pasar Indihiang.

Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing, Rellys Irel, penyiksaan kucing itu pertama diketahui di Pasar Cikurubuk pada pekan lalu. Dari laporan warga, terdapat 10 ekor kucing yang telah mengalami penyiksaan. Akibatnya, delapan dari 10 ekor itu mati.

"Yang dua ekor sudah saya amankan dan operasi," kata dia di Polres Tasikmalaya Kota, Ahad.

Belum diketahui pelaku penyiksaan itu, peristiwa serupa kembali terjadi di Pasar Indihiang pada Jumat (30/9/2022) dan Sabtu. Di pasar itu, ditemukan 13 ekor kucing, anak dan dewasa, mati diduga karena disiksa.

Karena itu, Komunitas Tasikmalaya Peduli Kucing melaporkan kasus itu kepada aparat kepolisian. "Saya curiga ini pelakunya sama, karena lokasinya di pasar dan waktunya selalu pagi dini hari. Itu kucing digorok. Saya tidak tahu motifnya apa," kata Rellys.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Selidiki Kasus Mutilasi Kucing di Tasikmalaya, Polisi Bongkar Tempat Penguburannya

Cerita Rasulullah Soal Wanita Masuk Neraka yang Siksa Kucing

Video Seekor Anak Kucing Diinjak Hingga Mati Viral di Medsos

Aktivis Sasar Anak-Anak untuk Cegah Penyiksaan Kucing

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image