Sekolah di KCD Pendidikan VIII Jabar Rapatkan Barisan Tolak Perundungan

Red: Sandy Ferdiana

Satuan pendidikan di lingkungan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Jabar) menggelar Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Gerakan Anti Perundungan di SMAN 1 Cimalaka, Jalan Raya Tanjungkerta, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, belum lama ini.
Satuan pendidikan di lingkungan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Jabar) menggelar Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Gerakan Anti Perundungan di SMAN 1 Cimalaka, Jalan Raya Tanjungkerta, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, belum lama ini. | Foto: Istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG -- SMA, SMK dan SLB di lingkungan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Jawa Barat (Jabar) sepakat menolak aksi perundungan. Kesepakatan itu tertuang dalam Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Gerakan Anti Perundungan di SMAN 1 Cimalaka, Jalan Raya Tanjungkerta, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, belum lama ini.

photo
Deklarasi dan Penandatanganan Aksi Anti Perundungan. - (Istimewa)
Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Gerakan Anti Perundungan dilkuti oleh para ketua OSIS dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dari masing-masing sekolah. Kepala KCD Pendidikan Wilayah VIII Jabar Drs Dahyar M.M mengaku perlu mengajak warga sekolah, untuk bersama-sama melawan aksi perundungan.

‘’Gerakan Anti Perundungan yang kita lakukan juga dalam rangka penguatan pendidikan karakter siswa. Dari 98 sekolah yang terlibat diwakili oleh waka kesiswaan dan ketua OSIS,’’ ujar Dahyar dalam siaran pers yang diterima Republika, Ahad (27/11/2022).

Pihaknya berharap konsistensi siswa dalam menolak perundungan, tidak hanya di lingkungan sekolah. Namun, papar Dahyar, sikap tersebut harus ditunjukan pula dalam keseharian ketika di luar sekolah. Karena, papar dia, banyak aksi perundungan yang terjadi di luar sekolah.

Setelah deklarasi tersebut, para perwakilan akan melakukan aksi serupa di sekolahnya masing-masing. ‘’Gerakan itu wajib diunggah pada media sosial sebagai upaya menebar kebaikan,’’ paparnya.

Sebagai kepanjangan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, pihaknya ingin memastikan lingkungan belajar di lingkungan KCD Pendidikan Wilayah VIII Jabar, Sumedang dan Bandung terbebas dari berbagai bentuk intimidasi.

Pihaknya ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, tanpa adanya saling intimidasi. Selain itu, lanjut dia, di masing-masing sekolah tumbuh sikap toleransi sesama warga sekolah.

Dewan Pembimbing Forum OSIS Jabar (FOJB) Muhammad Fadlyllah mengungkapkan, saat ini bertubi-tubi muncul video yang viral di media sosial terkait aksi perundungan yang dilakukan oleh pelajar. Karena itu, Deklarasi dan Penandatangan Komitmen Gerakan Anti Perundungan yang diinisiasi oleh KCD Pendidikan Wilayah VIII ini sangat penting.

‘’Penting sekali. Perundungan merupakan perbuatan tercela dan tidak pantas dilakukan oleh pelajar,’’ ujar Fadlyllah. Pihaknya sangat setuju jika Gerakan Anti Perundungan ini dilakukan di seluruh SMA, SMK dan SLB. Dengan demikian, maka akan menularkan praktik-praktik baik terhadap semua warga sekolah. Gerakan anti perundungan ini, sambung dia, akan membentengi siswa agar terhindar dari perilaku negatif.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Raperda RPPLH Miliki Peran Penting Sebagai Acuan Daerah

Masyarakat Sampaikan Aspirasi Saat Reses Anggota DPRD Jabar

Al Irsyad Al Islammiyah Prioritaskan Program Pendidikan

Buka Program Magang, ACC Gandeng Unsrat

Firdaus Memorial Park Siapkan Lahan Pemakaman

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image