Perceraian di Kota Bandung Capai 7.365 Perkara di Tahun 2022

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto

Kepala Pengadilan Agama Bandung Asep M Ali Nurdin memberikan keterangan angka dispensasi nikah, Selasa (17/1/2023).
Kepala Pengadilan Agama Bandung Asep M Ali Nurdin memberikan keterangan angka dispensasi nikah, Selasa (17/1/2023). | Foto: Dok.Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pengadilan Agama mencatat, angka perceraian di Kota Bandung yang ditangani mencapai 7.365 perkara di tahun 2022. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021 yang hanya mencapai 7.075 perkara.

Kepala Pengadilan Agama Kota Bandung Asep M Ali Nurdin mengatakan perselisihan dan pertengkaran yang berlarut-larut berada di urutan pertama penyebab utama perceraian dengan 3.433 perkara. Pada urut kedua faktor ekonomi menjadi alasan perceraian sebanyak 1.407 perkara. "Tahun 2022, 7.365 perkara," ujarnya, Rabu (18/1/2023).

Baca Juga

Dia mengatakan, angka perceraian akibat masalah judi online pada tahun 2022 sebanyak 18 perkara. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2021 yang hanya 10 perkara.

"Penyebab perceraian karena perjudian meningkat dari tahun 2021," katanya.

Dia melanjutkan, faktor ekonomi menjadi salah satu alasan warga bermain judi dan akhirnya menyebabkan perselisihan di keluarga. Judi yang dimainkan yaitu judi online maupun judi sepak bola.

"Tadinya untuk nafkah keluarga dipakai untuk perjudian," katanya.

Sebelumnya, Pengadilan Agama Kabupaten Bandung mencatat pemohon yang mengajukan dispensasi nikah atau nikah di bawah usia 19 tahun pada tahun 2022 mencapai 201 kasus. Mayoritas pemohon mengajukan dispensasi nikah karena alasan hamil duluan.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Bandung Samsul Zakaria mengatakan alasan pemohon mengajukan dispensasi nikah bermacam-macam. Namun, mayoritas karena pemohon dari perempuan berusia 15 hingga 18 tahun sudah hamil duluan.

"Memang paling dominan diakui karena perempuannya sudah hamil duluan," ujarnya, Rabu (18/1/2023).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Terkait


Khofifah Apresiasi Angka Perceraian di Jawa Timur Turun

Kasus Perceraian di Aceh Capai 6.823 Perkara, Didominasi Istri Gugat Suami

Ragam Talak dalam Keluarga Islam

Mufti Besar Arab Saudi: Sumpah Cerai itu Tercela

Menghalalkan Mantan Istri dengan Nikah Muhallil, Sahkah? 

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image