Ormas Islam Gelar Aksi di Bale Kota Tasikmalaya 

Rep: Bayu Adji P / Red: Agus Yulianto

Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, memberikan keterangan di depan massa aksi, Rabu (18/1/2023). Sejumlah massa dari ormas Islam melakukan aksi di depan Bale Kota Tasikmalaya menuntut Pemkot merevisi Perda Tata Nilai.
Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, memberikan keterangan di depan massa aksi, Rabu (18/1/2023). Sejumlah massa dari ormas Islam melakukan aksi di depan Bale Kota Tasikmalaya menuntut Pemkot merevisi Perda Tata Nilai. | Foto: Republika/Bayu Adji P

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Gabungan organsasi masyarakat (ormas) Islam melakukan aksi di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (18/1/2023). Aksi itu dilakukan agar Pemkot Tasikmalaya merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya. 

Salah satu perwakilan massa aksi, Nanang Nurjamil, mengatakan, para ulama telah membuat petisi untuk merevisi perda tersebut. Selain itu, harus dilakukan evaluasi terkait pelaksaan perda itu selama ini.

 

photo
Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, memberikan keterangan di depan massa aksi, Rabu (18/1/2023). Sejumlah massa dari ormas Islam melakukan aksi di depan Bale Kota Tasikmalaya menuntut Pemkot merevisi Perda Tata Nilai. - (Republika/Bayu Adji P)
 

"Selain itu, harus ada penambahan pasal untuk para pelaku dan pemilik tempat kemaksiatan," kata dia, Rabu (19/1/2023).

Menurut dia, selama ini, pengawasan terkait perilaku maksiat di Kota Tasikmalaya belum optimal. Apalagi, saat ini sudah marak layanan prostitusi secara daring. Keberadaan mereka, alih-alih diketahui aparat, justru dilaporkan oleh ormas Islam.

"Ini mereka bermain di indekos, bukan di hotel. Itu yang belum diawasi. Kita selalu mengawasi dan melaporkan, bukan sweeping. Nah ini apakah ada anggaran pengawasannya. Ini yang kami minta evaluasi," kata dia.

Nanang mengatakan, apabila pengawasan dilakukan dengan optimal, praktik kemaksiatan di Kota Tasikmalaya bisa makin diminimalisasi. Karena itu, ia meminta Perda Tata Nilai untuk segera direvisi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, mengatakan, pihaknya akan menerima tuntutan para ulama tersebut. Namun, dia masih akan melakukan pembahasan untuk menentukan tindak lanjutnya. 

"Kami bersama ulama akan pelajari terlebih dahulu dengan porsi masing-masing. Jadi kita akan dapat hasil terbaik. Mohon bersabar untuk yang terbaik," kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Tantangan Ormas Islam di NTB: Adaptasi terhadap Zaman

PBNU Luncurkan Mars Merawat Jagat Membangun Peradaban

Kemenag: Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Terus Berkontribusi untuk Bangsa dan Negara

Fraksi PKS Ajak Ormas Islam Kolaborasi Bahas RUU

Wapres Ajak Persis Rawat Demokrasi Indonesia

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image