Pemkot Klaim Bandung Panic Button Masih Berfungsi

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna. | Foto: Edi Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemkot Bandung mengklaim, aplikasi Bandung Panic Button masih berfungsi dan dapat diakses masyarakat apabila menjadi korban kejahatan. Namun, sejauh ini, sosialisasi harus digencarkan agar masyarakat dapat menggunakan fasilitas aplikasi tersebut.

"Sekarang masih berjalann tinggal sekarang itu masyarakat kembali atuh familiar dengan itu (panic button)," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Mapolrestabes Bandung, Jumat (20/1/2023).

Meski begitu, sosialisasi masih harus terus ditingkatkan agar masyarakat dapat menggunakan aplikasi tersebut. Dia mengakui, masyarakat belum memanfaatkan secara maksimal.

"Masyarakat kalau sekarang ini masyarakat belum memanfaatkan ya, kalau kita terus menyampaikan juga kalau masyarakatnyan tidak respons ini juga (soal)," katanya.

Ema sendiri belum mengetahui persis data pengguna aplikasi panic button. Namun, dia memastikan, bahwa aplikasi masih dapat digunakan dengan cara diunduh dan masa respons time lebih cepat.

"Bisa (digunakan) itu masih ada, tinggal kita sosialisasikan lagi," katanya.

Dia menambahkan, Pemkot Bandung berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk membahas kerawanan di Kota Bandung. Beberapa di antaranya geng motor, vandalisme dan kejahatan seksual lainnya.

"Saat ini kan banyak sekali kerawanan-kerawanan yang terjadi di masyarakat, apakah itu punten (maaf) ya geng motor yang salah dalam merefleksikan dalam tindakan, ada juga vandalisme, ada kejahatan-kejahatan seksual jalanan," katanya.

Dia mengajak, masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling untuk memantau aktivitas masyarakat saat malam hari. Selain itu, sejumlah petugas Satpol PP turut melakukan pengawasan dan monitoring.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pemkot Klaim Bandung Panic Button Masih Berfungsi

Pemkot Bandung Wacanakan Raperda Pencegahan LGBT

Tarif Air PDAM Picu Inflasi di Kota Bandung, Sekda Siap Evaluasi

Pemkot Bandung akan Larang Pelajar Jadi Anggota Komunitas Motor

Pembangunan Flyover Ciroyom, Pemkot Bandung Hibahkan Lahan 5.058 Meter Persegi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

[email protected]

Ikuti

× Image