Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Carrie Lam: Saya Pahami Kekhawatiran China Soal Hong Kong

Selasa 23 Feb 2021 14:20 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

 Chief Executive Hong Kong Carrie Lam.

Chief Executive Hong Kong Carrie Lam.

Foto: AP/Vincent Yu
Carrie Lam mendukung reformasi elektoral di Hong Kong

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Pemimpin Kota Hong Kong Carrie Lam menilai reformasi elektoral sudah sangat jelas dibutuhkan. Hal ini disampaikan satu hari setelah pemerintahan pusat China memberi sinyal akan menggelar perubahan besar demi memastikan Hong Kong hanya dipimpin orang-orang 'patriotik'.

Lam mengatakan gejolak dan perpecahan yang terjadi di kota semi-otonom tersebut, termasuk gelombang unjuk rasa 2014 dan 2019 menunjukkan selalu ada orang 'agak memusuhi' pemerintah pusat China. Lam mengatakan ia memahami Beijing cukup khawatir.

Baca Juga

"Saya dapat memahami pemerintah pusat sangat khawatir, mereka tidak ingin situasi sedemikian buruk sehingga 'satu negara, dua sistem' tidak dapat diimplementasikan," kata Lam dalam konferensi pers rutin, Selasa (23/2).

Kerangka 'satu negara, dua sistem' memberikan warga kota Hong Kong hak sipil yang tak dapat dinikmati warga China Daratan. Pengunjuk rasa mengatakan kebebasan Hong Kong dikikis karena Beijing ingin memperkuat cengkraman mereka di kota itu.

Pernyataan Lam disampaikan satu hari setelah direktur Kantor Urusan Makau dan Hong Kong Dewan Negara Cina, Xia Baolong mengatakan Hong Kong hanya dapat dipimpin orang-orang 'patriotik'. Artinya bukan orang-orang yang melobi negara lain untuk menerapkan sanksi atau 'membuat masalah'.

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA