Penanganan Bencana Perlu Dikolaborasikan

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Andi Nur Aminah

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi | Foto: Antara/Muhammad Adimaja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penanganan bencana perlu dikolaborasikan. Dia menuturkan, transportasi memegang peranan yang cukup penting dalam menghadapi bencana yang tidak bisa diperkirakan. 

Budi memastikan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan pemetaan sarana prasarana dan jaringan pelayanan yang dianggap rawan terjadi bencana. “Kemenhub memiliki rencana aksi baik jangka pendek, menengah, maupun panjang sebagai upaya mitigasi bencana,” kata Budi dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (4/3). 

Meskipun begitu, Budi menilai hal tersebut tidak ada artinya tanpa melakukan koordinasi dan kolaborasi yang baik. Untuk itu, Budi mengapresiasi rakor yang diselenggarakan BNPB untuk membahas bersama terkait langkah yang dilakukan bila terjadi suatu masalah bencana di lapangan. 

Baca Juga

Sejumlah upaya mitigasi bencana yang dilakukan Kemenhub di pelabuhan di antaranya yaitu memasang Warning Receiver System New Generation (WRSnGen) untuk membantu proses pendeteksian dini terjadinya gempa bumi dan tsunami di wilayah Indonesia. Alat ini telah terpasang di 316 lokasi. 

Pada 2021, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Laut akan menambah pemasangan WRSnGen di 100 lokasi baru dan terintegrasi dengan 23 unit fasilitas Vessel Traffic Service yang dimiliki Kemenhub. Sistem peringatan dini tersebut diletakan pada lokasi-lokasi prioritas seperti di pelabuhan Bakauheni, Bali, Ambon, Teluk Bayur, dan Marine Command Center (MCC) Kantor Pusat.

Selain itu, Kemenhub juga menyiapkan kurang lebih 100 SDM dan kapal-kapal patroli. Semua kapal tersebut terdiri dari 75 kapal Navigasi dan 41 kapal Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut  yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia untuk mendukung penanganan musibah bencana. 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Kasus Covid-19 Menurun, Solo Masuk Zona Kuning

Ahli Medis: Vaksin Covid-19 tidak Membatalkan Puasa

Vaksinasi Massal Tahap Kedua di Badung, Madiun dan Surabaya

Pengemudi Angkutan Umum di Tangerang Divaksin Covid-19

Mutasi Belum Ganggu Kinerja Vaksinasi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark