Puan Maharani Hadiri Sertijab Panglima di Mabes TNI

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus raharjo

Panglima TNI terpilih Jenderal TNI Andika Perkasa (dua kanan) memberikan salam didampingi Ketua DPR Puan Maharani (tiga kiri), Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (kanan), Sufmi Dasco Ahmad (dua kanan) dan Lodewijk F. Paulus (kiri) saat rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/11). Rapat paripurna tersebut menyetujui Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.Prayogi/Republika
Panglima TNI terpilih Jenderal TNI Andika Perkasa (dua kanan) memberikan salam didampingi Ketua DPR Puan Maharani (tiga kiri), Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel (kanan), Sufmi Dasco Ahmad (dua kanan) dan Lodewijk F. Paulus (kiri) saat rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/11). Rapat paripurna tersebut menyetujui Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.Prayogi/Republika | Foto: Prayogi/Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR RI, Puan Maharani, menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/11). Dalam kesempatan itu, Puan menyampaikan sejumlah pesan kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Dengan pergantian pimpinan di tubuh TNI, semoga TNI dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya menjaga kedaulatan NKRI dengan semakin lebih baik lagi," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11).

Baca Juga

Dirinya berharap Jenderal Andika melanjutkan tugas-tugas yang sudah dimulai dan dilaksanakan Marsekal Hadi secara profesional. Puan juga menyampaikan pesan khusus untuk Jenderal Andika.

"TNI sebagai salah satu elemen bangsa yang bertugas dalam penanganan pandemi Covid-19, saya secara khusus meminta agar TNI menjadi garda terdepan program vaksinasi di daerah-daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal)," ungkapnya.

Politikus PDIP itu berharap TNI turut membantu dalam pengawasan serta penegakkan disiplin protokol kesehatan. Menurutnya Peran TNI sangat diperlukan untuk membantu pemerintah mengingatkan agar masyarakat disiplin protokol kesehatan.

Kesadaran masyarakat dinilai penting, terutama jelang masa libur hari raya Natal 2021 dan tahun baru 2022. Puan menambahkan, agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga Covid-19, maka sosialisasi yang masif serta penegakan aturan harus diutamakan.

"Pemerintah sudah mengumumkan akan menerapkan kebijakan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia selama masa libur Natal dan tahun baru. Mari semua elemen bangsa bekerja sama mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan tersebut," ucap Puan.

"TNI bersama instansi lain seperti Polri, dapat mengawal kebijakan ini untuk memastikan masyarakat tetap mengikuti petunjuk protokol kesehatan dari pemerintah," imbuhnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Risma Surati Panglima TNI Soal Data Tentara Penerima Bansos

KPK Harap Jenderal Andika Lanjutkan Visi Antikorupsi di TNI

Hadi Doakan Andika Laksanakan Tugas dengan Aman

Mensos Akui Hampir 29 Ribu PNS Aktif Ikut Terima Bansos

'Penentuan Jadwal Pemilu Mutlak di Tangan KPU'

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image